• 9849-xxx-xxx
  • smkskesehatan.bireuen94@gmail.com
  • Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Kab. Bireuen, Aceh

Cara Menjadi Perawat Yang Bisa Kamu Coba

 

Cara Menjadi Perawat Yang Bisa Kamu Coba

Cara Menjadi Perawat Yang Bisa Kamu Coba – Profesi yang saat ini dianggap sebagai pekerjaan dengan masa depan cerah adalah menjadi perawat. Banyak orangtua menginginkan anaknya untuk menjadi perawat karena prospek kerjanya sangat bagus. Kalau Kamu juga punya ketertarikan dengan profesi ini, maka cara menjadi perawat berikut akan sangat membantu:

1. Menentukan Jenjang Pendidikan Yang Ingin Diraih

Tahukah Kamu jenjang pendidikan untuk menjadi seorang perawat tidak hanya ada satu saja? Perawat vokasi dan perawat profesi merupakan dua jenis perawat di Indonesia. Perawat vokasi hanya membutuhkan pendidikan setara D3 Keperawatan saja. Berbeda dengan perawat profesi yang harus memiliki pendidikan S1 Keperawatan.

2. Memilih Tempat Kuliah Yang Terakreditasi

Agar pendidikan yang didapatkan sesuai kurikulum dan mudah saat mencari pekerjaan, Kamu harus mencari tempat kuliah keperawatan yang sudah terakreditasi. Sebaiknya, cari akademi dengan akreditasi minimal B.

3. Mendaftar Di Kampus Keperawatan

Ingin menjadi bidan tentu harus melewati masa pembelajaran dan perkuliahan keperawatan. Untuk itu, Kamu harus mendaftarkan diri di kampus yang sesuai dan mengikuti tes yang diberikan.

4. Mengikuti Masa Pendidikan Perawat Vokasi

Untuk perawat vokasi hanya memerlukan ijazah D3 saja, artinya masa kuliahmu minimal 6 semester atau 3 tahun saja. Dengan berbekal ijazah D3 ini, Kamu sudah bisa bekerja di rumah sakit maupun mendaftarkan diri menjadi CPNS.

5. Mengikuti Masa Pendidikan Perawat Profesi

Cara menjadi perawat selanjutnya adalah mengikuti pendidikan perawat profesi yang memiliki masa pembelajaran minimal 8 semester. Setelah 4 tahun kuliah Kamu bisa mendapatkan gelar S1 Keperawatan.

Namun, untuk mendapatkan gelar Ners atau Ners Spesialis, harus menambahkan waktu belajar 1 atau 2 tahun lagi. Kamu bisa melakukannya langsung setelah menyelesaikan kuliah S1 atau mencari pekerjaan lebih dulu, baru kemudian melanjutkan pendidikan.

6. Mengikuti Pendidikan Spesialis

Kamu juga dapat menjadi perawat spesialis dengan pilihan pendidikan; keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan maternitas, dan keperawatan medikal bedah. Kamu bisa memilih salah satunya dan memfokuskan diri dalam masa pembelajaran 1-2 tahun.

7. Memiliki Sertifikasi Untuk Perawat

Perawat juga bisa memiliki keterampilan khusus yang tidak termasuk dalam pendidikan spesialis. Kamu bisa mendapatkan pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat kompetensi yang menjadikanmu perawat keahlian khusus.

8. Bergabung Dalam PPNI

PPNI merupakan sebuah komunitas Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang menaungi semua perawat di seluruh Indonesia. Bergabung di PPNI akan memberikan Kamu perlindungan hukum juga mempermudah dalam pengurusan STR dan SIPP.

9. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR)

Bagi seorang perawat sangat penting untuk memiliki STR karena adanya STR akan mempermudah Kamu dalam mendapatkan pekerjaan. Tidak hanya itu, STR juga akan sangat diperlukan ketika Kamu ingin membuka usaha balai atau praktik pengobatan.

10. Memiliki SIPP

Selain STR, Kamu juga harus punya SIPP (Surat Izin Praktik Perawat) untuk dapat mendirikan sebuah praktik perawat. Di masyarakat Indonesia perawat yang membuka praktik disebut sebagai mantri dan dianggap lebih tinggi dibandingkan perawat biasa.

Sepuluh cara menjadi perawat di atas merupakan langkah-langkah penting dalam menjadi seorang perawat di Indonesia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membuatmu semakin yakin dalam mengambil pilihan masa depan sebagai perawat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *