• 9849-xxx-xxx
  • smkskesehatan.bireuen94@gmail.com
  • Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Kab. Bireuen, Aceh

Pengertian Manajemen Keperawatan

 

Pengertian Manajemen Keperawatan

Manajemen berasal dari kata to manage yang memiliki arti mengelola, mengatur, serta mengurus dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

Manajemen keperawatan akan melibatkan pengambilan keputusan. Salah satunya situasi permasalahan yang terjadi di dalam pengelolaan kegiatan keperawatan yang memerlukan pengambilan keputusan di berbargai tingkat manajerial.

Definisi tersebut artinya bahwa seorang pemimpin atau manager bertugas dalam mengatur serta mengarahkan pekerja untuk mencapai tujuan bersama (organisasi).

Setiap bidang usaha atau perusahaan memiliki manajemen di setiap organisasi tersebut, salah satunya keperawatan.

Apa Itu Manajemen Keperawatan

Manajemen keperawatan ialah suatu bentuk koordinasi dan integrasi sumber-sumber keperawatan dengan menerapkan proses manajemen untuk mencapai tujuan dan juga obyektifitas asuhan keperawatan serta pelayanan keperawatan.

Selain itu, pengelola keperawatan juga dapat didefinisikan sebagai suatu proses dari perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan juga pengawasan dalam mencapai suatu tujuan.

Tidak hanya itu, Pengelola juru rawat juga memahami serta memfasilitasi pekerjaan perawat pelaksana serta mengelola kegiatan keperawatan.

Prinsip-Prinsip Manajemen Keperawatan

Seorang manajer juru rawat melaksanakan manajemen dalam keperawatannya untuk memberikan perawatan kepada pasien. Ada beberapa prinsip-prinsip dalam manajemen di keperawatan, sebagai berikut :

Sebagai perencanaan

Sebagai penggunaan waktu yang efektif

Sebagai pembuatan keputusan

Pemenuhan kebutuhan asuhan keperawatan pasien adalah urusan manajer perawat

Sebagai suatu perumusan dan pencapaian tujuan sosial

Sebagai pengorganisasian

Sebagai suatu fungsi, posisi atau tingkat sosial, disiplin serta bidang studi

Sebagai bagian aktif dari divisi keperawatan, lembaga dan lembaga dimana organisasi itu berfungsi

Budaya organisasi mencerminkan nilai-nilai kepercayaan

Untuk mengarahkan dan memimpin

Untuk memotivasi

Sebagai komunikasi yang efektif

Sebagai pengendalian atau pengevaluasian

Fungsi Manajemen Keperawatan

Manajemen memerlukan peran orang yang terlibat di dalamnya untuk menyikapi posisi masing-masing sehingga diperlukan fungsi-fungsi yang jelas mengenai manajemen. Berikut ialah beberapa fungsi menejemen dalam keperawatan :

Perencanaan

Perencanaan merupakan fungsi yang mendasar dari manajemen keperawatan. Perencanaan ialah kondisi dan integrasi sumber daya dalam keperawatan dengan menerapkan suatu tahap manajemen untuk mencapai asuhan keperawatan dan tujuan layanan keperawatan.

Artinya dalam perencanaan keperawatan ini membantu untuk menjamin bahwa pasien akan menerima pelayanan keperawatan yang mereka inginkan.

Pengorganisasian

Pengorganisasian dilakukan setelah langkah perencanaan. Pengorganisasian menjadi langkah selanjutnya dalam menetapkan tugas dan wewenang serta pendelegasian wewenang oleh pimpinan kepada staf dalam rangka mencapai tujuan.

Perawat harus memiliki lebih banyak pengawasan untuk menghindari terjadinya kesalahan. Kepala ruangan harus lebih banyak mengkoordinasikan staf atau perawatnya.

Ketenagaan

Ketenagaan artinya pengatur staf dan penjadwalan yang merupakan komponen utama dalam mengelola keperawatan.

Manager harus merencakan ketenagaan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan asupan pasien. Upaya tersebut harus dilakukan untuk menghindari kekurangan dan kelebihan personalia saat ada fluktuasi jumlah dan akuitas pasien.

Pengarahan

Pengarahan ialah langkah kerja seorang manajer, dimana manajer berusaha memotivasi, membina komunikasi, menangani konflik, kerja sama dan bernegosiasi.

Pada pengarahan yang efektif akan meningkatkan dukungan para juru rawat untuk mencapai tujuan manajemen keperawatan dan tujuan asuhan keperawatan.

Pengendalian

Tahap pengendalian merupakan fungsi yang terus menerus berjalan dari manajemen yang terjadi selama perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan.

Selama fase pengendalian, kinerja diukur menggunakan standar yang telah ditentukan dan tindakan yang diambil untuk mengoreksi ketidak cocokkan antar standar dan kinerja.

Proses Manajemen Keperawatan

Pada proses manajemen dalam keperawatan biasanya disesuaikan dengan pendekatan sistem terbuka dimana masing-masing komponen saling berhubungan dan berinteraksi dan juga dipengaruhi oleh lingkungan.

Sebab hal tersebut merupakan suatu sistem dan terdiri dari lima elemen yakni input, proses, output, kontrol dan mekanisme umpan balik. Input dari suatu proses mengelola keperawatan antara lain informasi, personil, peralatan dan fasilitas.

Proses manajemen dalam keperawatan adalah suatu grup atau kelompok manajer dari tingkat pengelola keperawatan tertinggi sampai ke perawat pelaksana yang memiliki tugas serta wewenang untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan juga pengawasan dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan. Sedangkan outputnya sebagai asuhan keperawatan, pengembangan riset dan staf.

Lingkup Manajemen Keperawatan

Manajer keperawatan yang efektif selayaknya bisa memahami serta memfasilitasi tugas perawat pelaksana.

Menurut Suyanto (2008) Manajer keperawatan mengelola kegiatan terkait keperawatan meliputi sebagai berikut :

  • Menetapkan penggunaan proses keperawatan.
  • Mengetahui suatu intervensi juru rawat yang dilakukan dengan dasar diagnosa.
  • Menerima akuntabilitas suatu kegiatan kepengasuhan yang dilaksanakan oleh perawat .
  • Menerima akuntabilitas hasil-hasil kegiatan juru rawat.
  • Dapat mengendalikan lingkungan praktek pengasuhan.

Menurut Suyanto, 2008 keperawatan ini terdiri atas :

1.  Mengelola Pelayanan Keperawatan

Pelayanan keperawatan di rumah sakit dikelola oleh bidang perawatan yang terdiri dari tiga tingkatan manajerial, yaitu sebagai berikut:

  • Mangelola puncak (kepala bidang keperawatan).
  • Manajemen menengah (kepala unit pelayanan atau supervisor).
  • Manajemen bawah (kepala ruang perawatan).

2.  Mengelola Asuhan Keperawatan

Mengelola asuhan keperawatan yang dapat dilakukan dengan menggunakan proses keperawatan pada prinsipnya menggunakan suatu konsep – konsep manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atau evaluasi.

Jadi, dalam manajemen keperawatan nilai profesional diperlukan dalam mengimplementasikan praktek keperawatan profesional, memahami dan memfasilitasi pekerjaan perawat pelaksana serta mengelola kegiatan keperawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *